Masjid Terkecil Dunia, Bahkan Ada yang Lebarnya Hanya 2 Meter

  • Whatsapp
Masjid Terkecil

Masjid Terkecil DuniaMasjid Jakarta Islamic Center (JIC) telah menjadi ikon kota Jakarta dengan keunikan arsitekturnya yang megah dan tidak biasa. Dibangun di atas lahan seluas 22.000 meter persegi, masjid ini menghadirkan konsep unik tanpa tiang penyangga. Namun, kesedihan melanda ketika pada 19 Oktober 2022, api melahap bangunan masjid ini sebelum mencapai usia 25 tahun, memporak-porandakan impian untuk menyaksikan perubahan warna alami kubahnya.

Dalam desainnya, Masjid JIC tidak hanya mengandalkan keunikannya dari struktur tanpa tiang penyangga, tetapi juga dalam pemilihan warna-warna yang melambangkan keindahan alam, seperti warna kuning yang menggambarkan kehangatan matahari, hijau toska yang mewakili kedamaian lautan, dan kelabu sebagai representasi dari langit Jakarta yang sering diliputi awan. Namun, daya tarik utama terletak pada kubahnya yang dapat berubah warna setelah 25 tahun berdiri, sebuah keajaiban alami yang masih terpendam.

Terbakar Sebelum Waktunya: Kisah Sedih Masjid JIC

Ketika masyarakat Jakarta dan seluruh Indonesia menantikan perubahan warna kubah Masjid JIC, malapetaka menimpanya sebelum waktunya. Api berkobar dan menghanguskan bangunan yang berdiri megah itu pada tahun 2022, membuatnya tidak dapat melihat perubahan warna alami yang telah direncanakan. Meskipun bangunan tersebut telah hancur, kenangan akan keunikan dan keindahan arsitekturnya tetap terpatri dalam ingatan banyak orang.

Daftar Masjid Terkecil di Dunia: Sebuah Pesona Unik dalam Keterbatasan

Mesjid tidak selalu harus megah dan luas untuk memenuhi kebutuhan spiritual umatnya. Bahkan, kecilnya ukuran sebuah masjid tidak mengurangi nilai kebermaknaannya. Di berbagai belahan dunia, ada masjid-masjid mungil yang memiliki daya tarik tersendiri dalam keterbatasan ukuran dan ruang. Meskipun kecil, mereka tetap menjadi tempat ibadah yang penting bagi komunitas lokal.

  1. Masjid Al Badiya: Terletak di Uni Emirat Arab, masjid ini memiliki luas hanya 53 meter persegi, namun memiliki interior yang megah dengan hiasan-hiasan rumit. Meskipun hanya mampu menampung 70 jamaah, keindahannya tetap memukau.
  2. Masjid Dai Seedhi Ki: Berada di India, masjid ini menjadi salah satu masjid termungil yang pernah ada. Meskipun tidak ada ukuran pasti, kehadirannya sebagai simbol sejarah menjadi penting bagi masyarakat setempat.
  3. Masjid MIR Mahmood Shah: Dengan luas hanya 2,8 x 3,6 meter, masjid ini dinobatkan sebagai masjid terkecil di dunia. Dibangun pada abad ke-16 di tepi Mir Alam, mesjid ini hanya mampu menampung lima jamaah, namun tetap menyimpan nilai sejarah yang tak ternilai.

Eksistensi masjid-masjid terkecil di dunia seperti Masjid Al Badiya, Masjid Dai Seedhi Ki, dan Masjid MIR Mahmood Shah, meskipun kecil dalam ukuran, tetap memegang nilai dan makna yang penting bagi komunitasnya. Mereka menjadi simbol kebersamaan dalam kesederhanaan, mengingatkan bahwa keagungan sebuah bangunan tidak hanya terletak pada ukuran atau keindahannya, tetapi juga pada kebermaknaan spiritual dan kebersamaan dalam beribadah.

Keberadaan masjid-masjid ini juga menyoroti pentingnya pemulihan dan perawatan terhadap bangunan keagamaan, baik yang besar maupun kecil, agar warisan budaya dan nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Selain itu, tragedi kebakaran yang menimpa Masjid JIC juga mengingatkan kita akan pentingnya upaya pencegahan dan keselamatan bangunan-bangunan bersejarah untuk mencegah kerugian yang lebih besar di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *